PECIMERAH DAN GAGASAN INDONESIA BERPERADABAN
Gagasan Indonesia Berperadaban berangkat dari kesadaran bahwa kemajuan bangsa tidak semata ditentukan oleh
Kembali ke Atas
Gagasan Indonesia Berperadaban berangkat dari kesadaran bahwa kemajuan bangsa tidak semata ditentukan oleh
“Biar pecah di perut, asal jangan pecah di mulut” adalah petuah para tetua
Rumah Peradaban PeciMerah menginisiasi lahirnya Yayasan Ilmu Syekh Junaid Albatawi sebagai wadah pelestarian
Logo Pecimerah telah mendapatkan perlindungan hukum sebagai merek resmi Indonesia.
Rumah Peradaban PeciMerah kembali mengambil langkah strategis dalam melestarikan sejarah, ilmu, dan ketokohan
Komunitas PeciMerah mendorong Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera menetapkan kopeah atau peci merah
Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi DKI Jakarta menyoroti dugaan pelanggaran hak atas tanah
Kami, Rumah Peradaban Pecimerah, berdiri dengan tekad untuk merawat Jakarta sebagai kota peradaban
Gagasan Indonesia Berperadaban berangkat dari kesadaran bahwa kemajuan bangsa tidak semata ditentukan oleh pertumbuhan ekonomi dan kecanggihan teknologi, melainkan oleh kualitas adab, kedalaman ilmu, dan keteguhan nilai budaya yang menopangnya.
“Biar pecah di perut, asal jangan pecah di mulut” adalah petuah para tetua Betawi yang sarat hikmah. Sebuah siloka yang halus namun keras maknanya; lembut namun tegas adabnya.
Rumah Peradaban PeciMerah menginisiasi lahirnya Yayasan Ilmu Syekh Junaid Albatawi sebagai wadah pelestarian keilmuan, keagamaan dan kebudayaan masyarakat Betawi.
Logo Pecimerah telah mendapatkan perlindungan hukum sebagai merek resmi Indonesia.
NU mesti dijaga, bukan dipertentangkan. NU mesti dirawat, bukan dirusakkan. NU mesti disatukan, bukan dipecah-pecah.
Rumah Peradaban PeciMerah kembali mengambil langkah strategis dalam melestarikan sejarah, ilmu, dan ketokohan ulama-ulama besar Betawi.
Komunitas PeciMerah mendorong Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera menetapkan kopeah atau peci merah sebagai salah satu simbol dan identitas resmi masyarakat Betawi. Seruan ini disampaikan Komunitas PeciMerah dalam pertemuan dengan Dinas Kebudayan di kantor Dinas Kebudayaan Pemprov DKI Jakarta, Kamis 20 Nopember 2025
Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi DKI Jakarta menyoroti dugaan pelanggaran hak atas tanah yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta (Pemprov DKI) terhadap PT Labrata Rehd di kawasan Kembangan Utara, Jakarta Barat.
Kami, Rumah Peradaban Pecimerah, berdiri dengan tekad untuk merawat Jakarta sebagai kota peradaban — sebuah kota yang tidak hanya menjadi pusat pemerintahan dan ekonomi, tetapi juga gerbang kebudayaan dan peradaban bangsa Indonesia.
Kopeah atau peci bagi orang Betawi bukan sekadar penutup kepala, melainkan lambang jati diri dan martabat. Terlebih ketika warnanya merah maroon—atau yang kerap disebut merah ati—ia bukan hanya ikon penampilan, tapi juga simbol keteguhan dan sikap hidup yang penuh makna.
Kami keluarga besar Peci Merah menyampaikan duka yang mendalam atas wafatnya saudara kita tercinta, Affan Kurniawan, seorang pejuang keluarga sekaligus pejuang demokrasi.
Menanggapi fenomena yang tengah ramai di tengah masyarakat, khususnya generasi muda, terkait pengibaran bendera bajak laut One Piece jelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Komunitas PeciMerah – Rumah Peradaban, yang diketuai oleh H. Ahmad Basuni, S.Pd.I., MM., menyampaikan pandangan resmi sebagai bentuk edukasi dan pelurusan nilai-nilai nasionalisme. Dalam dunia
Di Indonesia tidak boleh ada bendera yang dipasang lebih tinggi dikibarkan kecuali bendera merah putih, hanya satu yang pantas berkibar paling tinggi di tanah air ini — Merah Putih.
Sebagai bagian dari komitmen terhadap kemajuan tata kelola transportasi perkotaan, PT Byrru Cakrawala, melalui Direktur Utamanya, Ahmad Basuni' menyampaikan dukungan penuh terhadap upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menata dan mengoptimalkan sistem perparkiran melalui pendekatan digital yang modern dan terintegrasi.
H. Ahmad Basuni, S.Pd.I., M.M., Ketua Umum Pengurus Besar PeciMerah Rumah Peradaban, menegaskan pentingnya menjaga kedamaian dan persatuan pasca-kontestasi Pilkada DKI Jakarta
Mari bersama kita jadikan Jakarta sebagai kota peradaban dan mengusung indonesia berperadaban
Pada Kamis (16/8/2024), KPU DKI Jakarta telah melakukan rapat pleno hasil verifikasi faktual syarat dukungan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta dari jalur independen. Dari hasil rapat pleno, KPU DKI menyatakan Pasangan Dharma Pongrekun- Kun Wardana memenuhi syarat dukungan dan bisa mendaftar di Pilgub Jakarta lewat jalur independen. Hal
HADIR YEE! Ngeriung Girang edisi ke-12, Jumat malem sabtu, Tgl 01 September 2023, pukul 19:30 sd selesai. Dirumah Peradaban pecimerah, Daanmogot Tematikal : AKU ADALAH DEBU Makasih ude saling saba Ngeriung Girang merupakan satu diantara kegiatan atau aktifitas rutin komunitas pecimerah rumah peradaban, sekaligus wadah sillaturrahim yg tidak hanya tentang kesenian
Budaya 6 Oktober 2022
Budaya 6 Oktober 2022
Budaya 7 Oktober 2022
Budaya 8 Oktober 2022
Budaya 8 Oktober 2022
Budaya 1 September 2023
Budaya 25 September 2024
Budaya 4 Desember 2024
NU mesti dijaga, bukan dipertentangkan. NU mesti dirawat, bukan dirusakkan. NU mesti disatukan, bukan dipecah-pecah.
Rumah Peradaban PeciMerah kembali mengambil langkah strategis dalam melestarikan sejarah, ilmu, dan ketokohan ulama-ulama besar Betawi.
Komunitas PeciMerah mendorong Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera menetapkan kopeah atau peci merah sebagai salah satu simbol dan
Kami, Rumah Peradaban Pecimerah, berdiri dengan tekad untuk merawat Jakarta sebagai kota peradaban — sebuah kota yang tidak
Kopeah atau peci bagi orang Betawi bukan sekadar penutup kepala, melainkan lambang jati diri dan martabat. Terlebih ketika
Kami keluarga besar Peci Merah menyampaikan duka yang mendalam atas wafatnya saudara kita tercinta, Affan Kurniawan, seorang pejuang
Menanggapi fenomena yang tengah ramai di tengah masyarakat, khususnya generasi muda, terkait pengibaran bendera bajak laut One Piece
H. Ahmad Basuni, S.Pd.I., M.M., Ketua Umum Pengurus Besar PeciMerah Rumah Peradaban, menegaskan pentingnya menjaga kedamaian dan persatuan
Follow Pecimerah
“Biar pecah di perut, asal jangan pecah di mulut” adalah petuah para tetua Betawi yang sarat hikmah. Sebuah
NU mesti dijaga, bukan dipertentangkan. NU mesti dirawat, bukan dirusakkan. NU mesti disatukan, bukan dipecah-pecah.
Kami, Rumah Peradaban Pecimerah, berdiri dengan tekad untuk merawat Jakarta sebagai kota peradaban — sebuah kota yang tidak
Di Indonesia tidak boleh ada bendera yang dipasang lebih tinggi dikibarkan kecuali bendera merah putih, hanya satu yang
Kekuatan tak hanya dipunyai laki-laki, karena wanita juga memeroleh porsi yang sama; memiliki versinya tak serupa. Suami, mendapat
Siapa dan apa pun fungsi kita maka tidak akan pernah terlepas dari adanya pilihan. Fungsi hidup ini sejatinya
Begitulah sikap H. Erwin, sosok pengusaha yang kokoh memerjuangkan tegaknya syi’ar Islam, kendati disibukkan dengan berbagai lini bisnis
7 Oktober 2022
Tidur sudah menjadi sesuatu yang mewah di kehidupan modern. Apalagi untuk tubuh. Tuntutan pekerjaan dan kesibukan masyarakat perkotaan ditambah gaya
Read more
Kue cucur merupakan salah satu panganan khas Betawi tempo dulu. Keberadaan kue cucur ini makin menguatkan kekayaan kuliner
Di Pasundan dikenal dengan sebutan Badawang, di Jawa Tengah disebut Barongan Buncis, sedangkan di Bali lebih dikenal dengan
Lihat LebihNama Batik Betawi belum setenar batik dari daerah lain seperti Pekalongan, Solo, Yogya, atau Cirebon. Namun sebenarnya Batik
Lihat LebihGagasan Indonesia Berperadaban berangkat dari kesadaran bahwa kemajuan bangsa tidak semata ditentukan oleh pertumbuhan ekonomi dan kecanggihan teknologi,
Lihat Lebih“Biar pecah di perut, asal jangan pecah di mulut” adalah petuah para tetua Betawi yang sarat hikmah. Sebuah
Lihat LebihRumah Peradaban PeciMerah menginisiasi lahirnya Yayasan Ilmu Syekh Junaid Albatawi sebagai wadah pelestarian keilmuan, keagamaan dan kebudayaan masyarakat
Lihat LebihLogo Pecimerah telah mendapatkan perlindungan hukum sebagai merek resmi Indonesia.
Lihat LebihDi Pasundan dikenal dengan sebutan Badawang, di Jawa Tengah disebut Barongan Buncis, sedangkan di Bali lebih dikenal dengan
Nama Batik Betawi belum setenar batik dari daerah lain seperti Pekalongan, Solo, Yogya, atau Cirebon. Namun sebenarnya Batik
Gagasan Indonesia Berperadaban berangkat dari kesadaran bahwa kemajuan bangsa tidak semata ditentukan oleh pertumbuhan ekonomi dan kecanggihan teknologi,
“Biar pecah di perut, asal jangan pecah di mulut” adalah petuah para tetua Betawi yang sarat hikmah. Sebuah
Rumah Peradaban PeciMerah menginisiasi lahirnya Yayasan Ilmu Syekh Junaid Albatawi sebagai wadah pelestarian keilmuan, keagamaan dan kebudayaan masyarakat
Logo Pecimerah telah mendapatkan perlindungan hukum sebagai merek resmi Indonesia.
NU mesti dijaga, bukan dipertentangkan. NU mesti dirawat, bukan dirusakkan. NU mesti disatukan, bukan dipecah-pecah.
Rumah Peradaban PeciMerah kembali mengambil langkah strategis dalam melestarikan sejarah, ilmu, dan ketokohan ulama-ulama besar Betawi.
Komunitas PeciMerah mendorong Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera menetapkan kopeah atau peci merah sebagai salah satu simbol dan
Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi DKI Jakarta menyoroti dugaan pelanggaran hak atas tanah yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI
Kami, Rumah Peradaban Pecimerah, berdiri dengan tekad untuk merawat Jakarta sebagai kota peradaban — sebuah kota yang tidak
Kopeah atau peci bagi orang Betawi bukan sekadar penutup kepala, melainkan lambang jati diri dan martabat. Terlebih ketika
Kami keluarga besar Peci Merah menyampaikan duka yang mendalam atas wafatnya saudara kita tercinta, Affan Kurniawan, seorang pejuang
Menanggapi fenomena yang tengah ramai di tengah masyarakat, khususnya generasi muda, terkait pengibaran bendera bajak laut One Piece
Masukkan alamat email anda untuk selalu mendapatkan notifikasi artikel terbaru.

Sebagai lembaga yang berorientasi pada masyarakat Betawi, khususnya seni budaya Betawi. Peci Merah Pesilat Betawi juga tergabung dalam Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB), dan Badan Musyawarah Masyarakat Betawi (Bamus Betawi) yang merupakan induk dari semua organisasi yang bersifat ke-Betawi-an.
Logo Pecimerah telah mendapatkan perlindungan hukum sebagai merek resmi Indonesia.
Berita 22 Januari 2026
Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi DKI Jakarta menyoroti dugaan pelanggaran hak atas tanah yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta (Pemprov…
Berita 22 Januari 2026
Komunitas PeciMerah mendorong Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera menetapkan kopeah atau peci merah sebagai salah satu simbol dan identitas resmi…
Berita 22 Januari 2026
Rumah Peradaban PeciMerah kembali mengambil langkah strategis dalam melestarikan sejarah, ilmu, dan ketokohan ulama-ulama besar Betawi.
Berita 22 Januari 2026
Gagasan Indonesia Berperadaban berangkat dari kesadaran bahwa kemajuan bangsa tidak semata ditentukan oleh pertumbuhan ekonomi dan kecanggihan teknologi, melainkan oleh…
Berita 22 Januari 2026
Rumah Peradaban PeciMerah menginisiasi lahirnya Yayasan Ilmu Syekh Junaid Albatawi sebagai wadah pelestarian keilmuan, keagamaan dan kebudayaan masyarakat Betawi.
Berita 22 Januari 2026
081 123 3030
Copyright by ©Pecimerah - 2022